Followers

Minggu, 06 Mei 2012

Topeng

     Tak pernah ku temukan ruang se-neraka ini sebelumnya. Ketika kawanmu memakai topeng dalam tulus wajahnya. Hingga ia bisa berpaling antara wajah kucing dan anjing, meski mereka sama-sama bertaring.


     Tak pernah ku merasa tak se-nyaman ini sebelumnya. Ketika apa yang kau lakukan selalu dianggap negatif. Saat peribahasa "Setitik Nila Rusak Susu Sebelangga" berlaku, atau mungkin sebenarnya rusaknya susu bukan karena nila, tapi karena mata yang kabur tertutup semacam debu ? Hingga tak kuat membuka hingga yang terlihat hanya hitamnya nila ?

     Inilah bedanya kebanyakan anak eksak. Belakanglah yang jadi samsak. Padahal akan lebih menyenangkan bila mereka ungkapkan, peduli atau tidak nanti terjadi kerusuhan, yang penting setelahnya tanpa dendam dan bisa sama-sama introspeksi-an.

     Ketulusan seperti tak dibutuhkan, hanya karena kemunafikan, hanya karena kemunafikan dengan embel-embel kejujuran. Ku akui ku tak luput dari kesalahan. Tapi bukankah keadilan itu dari Tuhan ? Bukankah begitu kawan ?

1 komentar:

Your comment will improve me :))