Followers

Selasa, 05 Juni 2012

Biografi Crisye

Sebagai tugas Bahasa Indonesia tentang biografi tokoh (yang ngumpulinnya telat lagi), nih saya posting buat para cuyung. Harusnya sih tokoh idola, tapi karena saya gak puya idola yah maka dari itu saya search dimana-mana tokoh dengan hal yang dapat diteladani dari tokoh tersebut. Akhirnya ketemu ketemu ketemu, dan jadilah biografi sederhana ini. Sampai dua jam loh jadiinnya (ketahuan banget kan kalau saya gak ahli dalam bidang ini –‘’).
Oh ya, saya paling suka nih kutipan-kutipannya. Okeh deh, cekidot nih biografi alm. Crisye yang didapat dari berbagai sumber  :D



BIOGRAFI CRISYE


Nama Lengkap : Chrismansyah Rahadi
Tempat/Tgl Lahir : Jakarta, 16 September1949
Agama : Islam
Nama Orang tua : Alm. Laurens Rahadi & Alm. Hana 
Isteri : G.F Damayanti Noor (nikah 1982)
Pendidikan :
·       Lulus SMA 1967
·       Teknik Arsitektur Thn.I (drop out)
·       APP Trisakti Thn III (drop out)
Anak :
·       Rizkia Nurannisa (Nissa), lahir 1983
·       Risti Nurraisa (Risty) lahir 1986
·       Rainda Prashatya (Pasha) dan Randa Pramasya (Masha):,kembar lahir 1989
Genre : Pop, Pop Progresif
Pekerjaan : Penyanyi
Instrumen : Bass
Tahun aktif  : 1967 – 2007
Perusahaan rekaman : Musica Studios



Perjalanan Karir Bermusik Chrisye



Kisah perjalanan hidup Chrisye yang diawali pada masa kanak-kanaknya yang berlatar belakang seorang etnis Cina, sering dia dihina dengan adanya perbedaan itu, tapi dia tetap selalu merasa dia adalah orang Indonesia. Saat dia merasa hidupnya adalah di bidang seni, menjadi penyanyi adalah cita-citanya yang tak terbendung. Ketika dia bersama keenam bersaudara membuat kelompok band kecil yang akhirnya berjaya di tengah ketatnya persaingan.
Tahun 1982 Chrisye menikah dengan Damayanti Noor, anggota keluarga Noor Bersaudara. Ia kemudian memeluk agama Islam lalu mengganti nama pertamanya menjadi “Chrismansyah“. Dari pernikahannya dengan Damayanti Noor
Chrisye adalah satu dari sangat sedikit penyanyi yang menguasai berbagai zaman. Kebertahanannya di kancah musik negeri ini karena ia memiliki kelebihan yang sulit ditandingi.

“Dia adalah figur yang dahsyat, Ia sangat pandai mengelola dua dunia yang berbedatanpa harus lari dari karakter pribadinya” (Alex Kumara CEO ANTV)

Tak dapat kita pungkiri bahwa Chrisye adalah penyanyi dengan daya tarik suara yang luar biasa. Alunan suaranya yang begitu lembut, berkarakter mampu menjadi ciri khasnya.

Berangkat dari hobi bermain musik, Chrisye merintis karir di dunia hiburan dengan bergabung dalam band Sabda Nada pada 1968. Band tersebut berdiri pada 1966 dengan formasi awalnya Ponco Sutowo, Gaury Nasution, Joe-Am, Eddy, Edit, Roland, dan Keenan Nasution. Pada 1969, band itu bermetamorfosis menjadi Gipsy Band dengan perubahan para personel.

Gipsy digawangi Gauri Nasution (gitar), Onan (keyboard), Tammy (terompet/sax), Keenan Nasution (drum), Chrisye (bas), dan Atut Harahap (vokalis). Gipsy menjadi band dari Jakarta yang cukup disegani dan memiliki peralatan paling mewah pada zamannya. Mereka pernah menggelar Gipsy Concert di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 1970.

Pada 1971, formasi personel band berubah. Kali ini, hadir dalam band itu Adji Bandi, Lulu, dan Rully Djohan. Pada tahun yang sama, Gipsy terbang ke New York dan menjadi homeband di Ramayana Restaurant selama kurang lebih satu tahun (1971-1972).

Masih di New York, Chrisye bergabung dengan band The Pro?s bersama Broery Marantika, Dimas Wahab, Pomo, Ronnie Makasutji, dan Abadi Soesm`n. The Pro?s juga merupakan salah satu homeband yang mengisi acara di Ramayana Restaurant. Sekembalinya ke Indonesia, Chrisye bersama Gipsy berkolaborasi dengan Guruh Soekarno Putra untuk membuat sebuah album rekaman. Kolaborasi itu menghasilkan album rock yang sangat luar biasa, Guruh Gipsy. Lewat album tersebut, mereka memadukan unsur-unsur tradisional gamelan Bali dan instrumen konvensional.

Setelah mengerjakan album tersebut, Chrisye memutuskan solo karir dan menghasilkan album-album rekaman dengan materi lagu-lagu yang ditulisnya sendiri maupun oleh teman-teman dekatnya. Pada 1977, Chrisye berhasil memopulerkan tembang Lilin-Lilin Kecil karya James F. Sundah dan memenangkan Lomba Karya Cipta Lagu Remaja Prambors (LCLR).
Terdapat fenomena yang mencuat pada sosok Chrisye sejak ia tampil sebagai penyanyi solo pada tahun 1977, yaitu bahwa ia selalu tampil dengan semangat kolaborasi bersama-sama dengan musisi lain.
Menyadari akan kekurangannya dalam menulis lirik lagu, Chrisye menjalin kerja sama dengan penulis lirik seperti Deddy Dhukun, Eros Djarot, Rina R.D., Tito Soemarsono, dan Bagoes AA. Bahkan ia pernah meminta kesediaan penyair religius Taufik Ismail untuk menulis lirik lagu Ketika Kaki dan Tangan Berkata yang diinspirasikan dari surat Yasin. Kolaborasi dalam menulis lirik walhasil membuat lagu-lagu yang dinyanyikan Chrisye menjadi variatif dalam tema. Ada tema romansa, tema religius.

Berjalan dengan warna pop slow, karir Chrisye sebagai penyanyi semakin berkibar di belantika musik Indonesia. Album Badai Pasti Berlalu, Sabda Alam, dan hampir semua album yang dikeluarkannya digemari dan berhasil di pasaran.

Pada 1986, Chrisye mencoba warna musik yang agak berbeda. Hasilnya adalah album Aku Cinta Dia dan Hip Hip Hura. Album tersebut terjual laris dan menjadi hit di banyak tangga terpopuler di Indonesia, meski sebenarnya Chrisye merasa tidak cocok untuk membawakan lagu dengan beat (tempo) cepat.

Selain berhasil sebagai penyanyi, Chrisye pernah mencoba untuk tampil di layar lebar, yakni dalam film Seindah Rembulan bersama Iis Sugianto. Juga, tampil sebagai bintang tamu dalam film Gita Cinta dari SMA. Walau pernah tampil di layar perak, Chrisye mengaku tidak pandai berakting dan bergaya. Karena itu, tidak jarang dalam penampilannya di televisi atau panggung, Chrisye tak terlalu banyak bergerak.

Pada 2002, Chrisye merilis album yang diberi titel Dekade. Pada 12 Juli 2003, Chrisye mengadakan konser bersama arranger Erwin Gutawa (yang juga bertindak sebagai produser) dengan tajuk yang sama dengan albumnya di JICC. Chrisye benar-benar menggoyang Jakarta. Sebab, dia tak cuma berjoget di atas pentas, namun juga karena hadirnya beberapa penyanyi dan musisi yang mengiringinya menyanyi. Seperti, Fariz R.M., A. Rafiq, Sophia Latjuba, dan Ari Lasso.

Pada Oktober 2004, Chrisye melepas album Senyawa, sebuah album kolaborasi unik. Lewat album itu, Chrisye mencoba menjadi vokalis dari berbagai grup musik papan atas di tanah air.

Sebuah kabar yang menyedihkan terdengar pada Agustus 2005. Chrisye harus beristirahat total dari semua kegiatan menyanyi, baik di studio maupun panggung. Chrisye didiagnosis mengidap penyakit kanker paru-paru.

Setelah menjalani kemoterapi enam kali di Singapura, kesehatannya mengalami banyak kemajuan. Hampir satu tahun absen dari gemerlapnya panggung dan televisi, pada Minggu, 28 Mei 2006, di stasiun TV Indosiar, Chrisye memulai debut menyanyinya kembali di depan umum. Kali ini Chrisye tampil sebagai bintang tamu dalam acara 1 Jam Bersama UNGU.

Karena kondisi kesehatan, Chrisye pun kembali jarang tampil. Namun, sel-sel kanker yang terus menggerogoti tubuhnya tak pernah mampu menggerus semangat bermusiknya. Pada 16 September tahun lalu, tepat saat ulang tahunnya yang ke-57, Chrisye merilis sebuah album kompilasi pop religi Damai Bersama-Mu bersama Erwin Gutawa. Chrisye membawakan dua lagu, Shalawat Badar dan Thala?al Badru Alaina.

"Sudah lama saya ingin hadir lagi di belantika musik. Sejak sakit, saya belum menghasilkan apa-apa. Sedih kalau tidak bisa berkarya. Tapi, Alhamdulillah saya bisa melanjutkan album yang sebelumnya terhenti," kata Chrisye saat itu.
Chrisye telah mengharumkan nama bangsa dan membuat industri musik menjadi lebih berwarna. Meski telah tiada, tak akan pernah pudar pesonanya.

Penghargaan :

Internasional
* Juara Pertama Enka Song Festival yang diadakan oleh Fuji TV, Tokyo Jepang (1986).
* Video Klip lagu Pergilah Kasih menjadi Video Klip Indonesia pertama yang ditayangkan di MTV Hongkong (1990).

Nasional
* Penyanyi Pria Kesayangan dalam Angket Siaran ABRI.
* Empat Piringan Emas untuk album : Sabda Alam (2 buah), Aku Cinta Dia, dan Lagu Cinta (sebagai pencipta lagu) yang dibawakan oleh Vina Panduwinata.
* Empat Piringan Perak untuk album: Hip Hip Hura, Resesi, Metropolitan, dan Sendiri.
* Video Klip "Sendiri Lagi" terpilih sebagai Video Klip Favorit dan Terbaik pada Video Musik Indonesia, episode ke-5.
* Lima album Chrisye (Aku Cinta Dia, Hip Hip Hura, Kisah Cintaku, Pergilah Kasih, dan Cintaku T’lah Berlalu) berhasil mendapatkan penghargaan musik paling bergengsi di Indonesia, yaitu HDX dan BASF Award.
* Penghargaan BASF Legend Award kepada Chrisye atas pengabdiannya terhadap musik Indonesia selama ini (1995).
* Chrisye juga seorang pencipta lagu handal ada lebih dari 80 lagu ciptaannya dan beberapa diantaranya menjadi hit yang dibawakan oleh beberapa penyanyi seperti : Vina Panduwinata, Tika Bisono, Andi M. Matalatta, dan Utha Likumahua.

Kutipan-kutipan Crisye (Prinsip Sederhana yang Menggugah)
" Sangat penting menjaga prinsip dan kata hati untuk memastikan langkah. Dan jauh lebih penting untuk jujur menjalaninya."
"Musik adalah interaksi. Dengan siapa kita berkarya dan untuk siapa kita berkarya."
"Saya beruntung ada di dalam komunitas musik yang baik. Ibarat tanaman, benih yang saya semai ada di tanah yang bagus, disiram dengan air terbaik, dan disuburkan oleh pupuk berkualitas."
"Tak ada yang bisa menghentikan karya. TIDAK JUGA WAKTU. Yang bisa menghentikan adalah SEMANGAT YANG MATI."
"Saya tak pernah sengaja mengejar penghargaan. Tapi kesungguhan dan kualitas kerja pasti akan dihargai. Apresiasi dan Penghargaan adalah penyemangat. Bukan alasan untuk merasa diatas."
"Pada akhirnya musik melberikan saya lebih dari sekedar keasyikan dan materi. Musik juga mengajarkan saya tentang hubungan antarmanusia, idealisme menjalani hidup dan…mengenali diri sendiri!"
"Tengah malam ketika konser berakhir dan tepuk tangan panjang membahana, pandangan saya kabur. Sebuah perasaan yang hebat menguasai diri saya. Saya seperti dilambungkan ke tempat yang tinggi, tapi sekaligus juga disadarkan bahwa saya adalah seorang yang sangat kecil. Kecil sekali. Saya melihat kebesaran yang nyata. Kebesaran Tuhan."

2 komentar:

  1. dari sini sya baru tahu kalo om crisye itu pemain bass.. :)

    saya perlu mencari videonya saat maen bass..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beliau memang sosok yang luar biasa :)
      Terimakasih kunjungannya ^^

      Hapus

Your comment will improve me :))