Followers

Kamis, 19 Juli 2012

Ramadhan dengan Perbedaan, Ramadhan yang Dirindukan


Assalamualaikum Wr. Wb.

Hooiiii .. Tinggal menghitung jam, Ramadhan dataaaang !! *tereak pake speaker masjid* *diuber Satpol PP*


Jadi bagaimana ? Sudah terasa hawanya ? Sudah siap lahir batin ?
Alhamdulillah ..

Bulan penuh berkah ini tentu memiliki perbedaan hingga dirindukan umat Islam. Bulan dimana apa yang kita lakukan terasa istimewa. Bulan dimana kebiasaan-kebisaan "setan" ditinggalkan dan kebaikkan-kebaikkan digalakkan.

Hayoo .. siapa yang gak senang datangnya bulan Ramadhan ?
Pasti ini..
Syaitonnirrojiim ...
 (Mereka dibelenggu saat Ramadhan)

 Dan ini yang begitu bahagia mengucap Marhabban ya Ramadhaan ... :)
Muslim-Muslimah

Sabda Rasulullah SAW :
"Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan penuh berkah yang didalamnya Allah mewajibkan puasa, pintu-pintu surfa dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang tidak mendapat kebaikannya (Ramadhan) sungguh ia telah merugi."

Oke balik lagi ke Ramadhan dengan Perbedaan, Ramadhan yang Dirindukan. Apa saja perbedaannya ? Markidot ! Mari kita cekdot ! Buat yang belum sholat Markisol dulu deh sebelum baca pembahasan berikut. (Markisol : Mari kita sholat ^^)


1) Masjid or Mushola Rame
 
Inilah yang begitu terasa. Kemirisan karena jumlah jemaat yang berkunjung ke "Rumah Allah" di bulan-bulan biasa ini berganti menjadi kedrastisan umat yang berbondong-bondong pergi ke masjid/mushola demi menodong ridha Allah. Aktifitas di masjid bertambah, seperti sholat wajib berjamaah, tarawih, tadarusan, buka bersama, pengajian, dll. Bahkan sering masjid/mushola sampai terlalu penuh untuk sholat hingga jemaah harus menggelar tikar di halamannya. It's no problem . Yang penting pahala dan hidayah-Nya :)

Masjid yang semakin hari semakin rame berbanding lurus dengan grafik kenaikan harga cabe di bulan Ramadan. Etzz,, apa iya ?
Lihat tuh sama-sama naik , hehe ..

2) Puasa, Tahan Nafsu Segala


Yayaya, memang begitu adanya. Setiap muslim yang berpuasa tentunya akan menahan berbagai macam nafsu yang membelenggu. Bukan hanya nafsu makan, tapi juga emosi, amarah, birahi, perilaku, ucapan, etc. Dengan hal ini, otomatis tingkat ke-madzmumah-an berkurang hingga terciptalah ketenangan yang menyehatkan. Benar kan? :)

3) Berlomba-lomba dalam Beribadah

Wiich,, amalan wajib dibalas 70 kali lipat dibanding bulan-bulan lainnya, dan amalan sunnah dinilai sebagai amalan fardhu pada bulan lainnya. Seperti tak mau ketinggalkan secuil pun berkah Ramadhan, muslim dan muslimah terus berlomba dalam beribadah. Ada yang menghafal Al-Quran, muroja'ah, memperbanyak amalan sunnah, tadarus, dzikir, i'tikaf, dsb.
Yang lagi berkegiatan, ayo ayo sholat dhuha dulu ..
















Hal ini seperti tercantum dalam firman Allah berikut :

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ
“Berlomba-lombalah dalam kebaikan” (QS. Al Baqarah: 148).


سَابِقُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آَمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabbmu dan surga yang lebarnya selebar langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. Al Hadiid: 21)

Apalagi ada malam Lailatul Qodar yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan . 
Wiih ... tambah getol deh ibadahnya ...


Subhanallah..

4) The Sweet Food 

Ahihihi, kalo yang ini semua pasti suka. Yap ! Makanan manis ! Delicious !

Kurma ? Sirup ? Jus buah manis ? Kolak ? Dan apa lagi silahkan bisa disebutkan sendiri jenis makanan yang jadi santapan khas Ramadhan. Kadang ada yang berkali-kali,ada juga yang sekali-dua kali, tapi ingatkah, ada juga yang tak bisa merasakan the sweet food ini. Nah, yang ini-ini yang sangat patut untuk diyukuri.

"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
(Surat Ar-Rahman, diulang 31 kali)

Percaya atau tidak, apapun yang kita makan akan terasa lebih jauh lebih nikmat di bulan Ramadhan. Kita juga jadi belajar bagaimana bersyukur pada-Nya atas apapun yang ada.Kita menjadi berfikir hingga menyadari betapa beruntungnya kita dibanding mereka yang tak berpunya. 

Anjuran berbuka

5) Buber (Buka Bersama) 

Keluarga besar ngadain buka bersama. Teman sekelas, teman sekantor, juga. Temen-temen organisasi ngadain semua. Mana banyak ikut banyak organisasi lagi.
Undangan buka bersama menumpuk, makanan-makanan lezat pun menjadi sasaran empuk. Eittz ,, tunggu dulu. Terkadang acara buber diadakan dengan menghimpun iuran kita. Iya kalau duit "tergeletak"? Bagaimana kalau tidak? Bagaimana jika yang tersisa hanya lima ratus perak ?

Acara buka bersama sebenarnya baik untuk menjalin kebersamaan, berbagi dan silaturrohmi. Tapi bagaimana bila kendalanya masalah dana?

Tidak semua undangan buka bersama harus diikuti. Bijaklah. Pilah mana yang sekiranya lebih bermanfaat, apalagi yang berkaitan dengan terbatasnya kantong. Bisa juga sekali-kali dengan mengadakan buber dengan anak yatim piatu. Dengan begitu, atmosfir syukur dan kebahagiaan akan lebih terasa. Selain itu menjalin ukhuwah islamiah juga.

6) Pulang Kampung Alias Mudik 

Mana yang rumah Bapak, Ibu, Nenek, Kakek, Mertua, Paman, Bibi, atau sanak saudaranya nun jauh di sana? Ritual mudik tentu menjadi rutinitas bulan Ramadhan. Siapa sih yang tidak mau berkumpul bersama keluarga besar tercinta ketika hari kemenangan tiba ?

Bagi yang belum ada ongkos untuk pulang kampung, sabar dulu ya... Niatan yang baik sudah dicatat sebagai amalan yang baik kok. Syukur-syukur dikasih ganti "sesuatu" yang lebih baik :)) 

7) NEW !

Salah satu yang dinantikan sebagian besar anak-anak, remaja dan juga orang dewasa yaituuu jreng jreng NEW !!!

Sebenarnya tidak harus seperti ini

Meski begitu harus tetap bijak dalam memilih pakaian, alas kaki, maupun perabot baru. Sebenarnya bukan hal yang fardhu untuk apa-apa yang baru, sangat bukan malah, tapi hal ini sepertinya sudah menjadi tradisi. Apalagi kalo banyak diskonan kayak gini ...
Yang kayak gini biasanya Ibuk-ibuk . (Eh.. maaf)

Sebelum membeli, lihat kebutuhan dan dana pesediaan. List daftar kebutuhan (bukan keinginan) dan buat skala prioritas. Eiitzzz .. ingat juga, ada gak yang bisa disedekahkan?

Mungkin itu beberapa yang bisa saya bahas (hanya tujuh, karena selain 7 adalah angka favorit saya, beberapa amalan Islam juga dilakukan sebanyak 7 kali, hehe). 
Sebentar lagi teman-teman akan merasakan Ramadhan dengan Perbedaan, Ramadhan yang Dirindukan :) 
Jadi bersiaplah! :D
Semoga bermanfaat :))

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Sumber gambar :

Sumber ayat :

14 komentar:

  1. Selamat datang Ramadhan...:)

    Mampir juga ya ke blog sederhanaku...

    BalasHapus
    Balasan
    1. marhaban ya Ramadhan :))

      Ah, sederhana apanya -___-
      mas Ade merendah ih ..

      Hapus
  2. selamat berpuasa bagi yg menjalankan... :D

    sudah saya follow kak, follow balik ya.... :))

    happy blogging.. ^w^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat kembali, hehe :))

      Siap mbakke :D
      Thanks ..

      Hapus
  3. selamat berpuasaa :)
    maaf kalau ada salah yaaa...

    artikel yang unik :)

    berkunjung juga d blog saya #ngarep :P
    follow juga lebih baik #ngarepkuadrat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sama sama mbak hakim :)

      Terimakasih ..

      Sudah saya foolow, mohon difolback , :D

      Hapus
  4. ikutan awardnya mbak dhiba juga ya dyah? :D
    btw gimana cara masukin tulisan arab ke blog kyk yg di atas? pengen juga :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak vivi, hehe ..

      Itu kopi paste doang kok mbak, hehe :D

      Hapus
  5. blogwalking..
    alhamdulillah masih bisa merasakan puasa di tahun ini, berkah tak ternilai harganya..

    mampir ke blog saya ya.
    ceritasubi.blogspot.com

    BalasHapus
  6. Artikelnya kereeennnn..:-)

    Salam kenal ya Dyah.

    BalasHapus

Your comment will improve me :))